Masukkan KESEHATAN kedalam Prioritas Hidup Anda

Setahun setelah saya serius diet, menjaga pola makan, badan rasanya enak, turun hingga 25kg, maka yang sejak itu kepenginnya ceritaaaa kepada siapa saja...termasuk saudara sepermainan saya waktu kecil sebut saja namanya Fulan, Sohib main dari TK, SD, SMP ketika SMA dan kuliah kami berpisah, bertemu lagi sudah sama-sama bekerja dan punya anak.

Bekerja di sebuah perusahaan elit, jabatan dan mobil yang keren, seneng melihat kerberhasilannya, dan Fulan juga sangat obesitas, perutnya buncit seperti saya, mungkin karena kurang bergerak dan tidak menjaga pola makan.

Ketika saya cerita tentang diet saya, Fulan tertarik dan apa saja yang saya tawarin mau,  dan ketika saya ceritakan tentang bisnisnya Herbalife  beliau nampaknya tertarik, di acara training apa saja saya ajak beliau mau...haduuh senengnya, bakalan punya partner bisnis sangat ideal....

Waktu berjalan 3-4 bulan, Fulan senang karena perutnya sudah mulai mengecil, menjual produk juga ke teman kantornya, rupanya Fulan rajin cerita ke rekan kantornya, hingga pada suatu hari si Fulan telepon saya
“Hadi, Herbalife itu produk Amerika yaaa....walaah sayang yooo, mendingan kita copy saja pola bisnisnya, dan pakai produk jamu Herbal Indonesia...”

“Fulan, Emang kenapa dengan produk Amerika, kesehatan adalah Prioritas, kita kasih yang terbaik kepada diri kita... kalau emang ada produk sehebat ini sudah teruji, dan “Made in Indonesia” alangkah senengnya saya...”

Obrolan itu cukup panjang, dan sejak saat itu semangatnya Fulan kelihatan turun, jika saya menelepon ngobrol tentang Herbalife nampaknya kurang suka, di group BB alumni sekolah juga nampak sering bercanda memperolok dengan halus ..hehehe... namun demikian saya tetap jaga hubungan baik, bahkan saya suatu hari ketika saya melihat istri Fulan ternyata obesitas seperti Amy istri saya juga saya sarankan pakai herbalife jugaaaa..

“Istri saya gak bakalan mau, karena dia yang paling menentang saya pakai Herbalife, dan itulah makanya saya kurang semangat, itu produk yang saya beli di kantor Herbalife masih ada gak saya konsumsi akhirnya....” kata Fulan
Saya menarik nafas, terjawab sudah... Fulan nggak melanjutkan konsumsi Herbalife mungkin karena rasa sungkan sekaligus sayang dengan istrinya, saya memahami... namun ada perasaaan sedih, bingung mau ngomong apa waktu itu...mungkin juga dia yang benar....wes pokoke galau lah...

Sejak saat itu kami jarang kontak, namun saya sering memperhatikan Fulan makin sukses dari Timeline di Facebooknya....saya juga sibuk dengan mainan Herbalife saya, jadinya enggak pernah lagi ngobrolin Herbalife....

3 Tahun berlalu, pagi ini tiba-tiba di Fulan telepon, seperti biasa kami bercanda hahahihi tentang masa kecil kami, sekarang anaknya 4,  dia cerita juga tentang kerjanya saat ini, ... ide-ide kedepan mau seperti apa, dan tiba-tiba si Fulan bertanya
“Hadi, Herbalife itu ada yang di ramu khusus buat penderita kanker Payudara Enggak.....”
“Emang siapa yang kena kanker..?” Tanya saya
“Bojoku kena kanker ganas ternyata, enggak begitu terasa, karena gak ada sakit-sakitnya, emang sih ada benjolan dan itu tumor yang jinak kata dokter pribadi gak terlalu mengkhawatirkan, selama ini kami pakai alternatif saja yang paling nyaman, 2th yang lalu kok membesar kami mulai khawatir kami periksa kok ternyata kanker, mulai berobat, termasuk alternatif juga, yang jelas istriku gak mau kemoterapi apalagi operasi...” kata-katanya terdengar murung
“Masya Allah....sabar yaaa....eh pola makannya selama ini gimana..” tanya saya
“Ya pola makan seperti biasa....gak ada pantangan apa-apa” Katanya

“Saya belikan BH listrik juga, dan 2 bulan yang lalu ketika ngantar anak sekolah tibba-tiba istri seperti salah urat, saya pikir saraf kejepit saya bawa ke ahli urut enggak ada perubahan, saya bawa ke RS Siloam, cek menyeluruh barulah ketahuan sel kankernya sudah menjalar ke tulang belakang.....” tiba-tiba saya ikut sedih dan lemas....terbayang betapa sedihnya Fulan sahabat saya ini....

Obrolannya masih panjang....  namun obrolan itu adalah obrolan tentang kesedihan, masa depan yang berubah abu-abu....kasihan anak-anaknya 4 masih kecil-kecil, sekarang sang istri sulit beraktifitas, bergerak saja sakit....Masya Allah....

Saya sarankan mulai sekarang ubahlah pola makan... pelajarilah ilmu tentang makanan..belajarlah ilmu tentang tubuh... belajarlah ilmu tentang kesehatan.... dan saran saya itu juga saya sarankan kepada anda sahabat-sahabatku di BB dan di Blog.....

Kini semakin sadar, ternyata ada satu hal yang seringkali tidak pernah kita pertimbangkan satu hal, kelihatannya tidak penting, namun bisa dalam sekejap memotong atau membuyarkan mimpi besar kita....yang “Kelihatan Tidak Penting” itu adalah KESEHATAN...

Semoga teman-temen terinspirasi dengan cerita saya ini....

Selamat Olahraga, Selamat makan nutrisi yang sehat, Salam Sehat Aktif Bugar Seumur Hidup..Inshaa Allah...

Materi ini saya copy dari Blog pribadi saya di www.hadikuntoro.com

Read more...

  © Blogger template Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP